Medan – Di momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rico Tri Putra Bayu Waas membuka pintu rumah dinas sekaligus hatinya untuk masyarakat Kota Medan.
Sejak pagi hari, ribuan warga, termasuk sekitar seribu kaum dhuafa dari berbagai penjuru kota, telah memadati rumah dinas Wali Kota. Mereka datang dengan harapan dapat bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan masyarakat.
Dengan senyum ramah dan penuh kehangatan, Rico Waas menyambut warga satu per satu tanpa sekat. Ia tampak menyalami, menyapa, bahkan merangkul masyarakat yang hadir, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental di hari kemenangan tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Rico Waas juga menyerahkan santunan berupa uang tunai kepada masyarakat. Ia berharap kebahagiaan Idulfitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan warga.
“Semoga kebahagiaan di hari yang suci ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Medan,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Tidak hanya itu, suasana Idulfitri juga semakin semarak dengan digelarnya acara halal bihalal di kediaman resmi tersebut. Sejumlah tokoh penting turut hadir, mempererat silaturahmi lintas elemen.
Wali Kota Medan Rico Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, menyambut para tamu dengan penuh kehangatan. Tampak hadir Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap beserta istri, Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, serta Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman.
Turut hadir pula unsur Forkopimda, anggota DPRD Kota Medan, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan konsulat negara sahabat di Kota Medan.
Menariknya, dalam suasana penuh keakraban tersebut, Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas turut menyuguhi para tamu dengan kue buatan tangannya sendiri, menambah kesan hangat dan kekeluargaan.
Momentum halal bihalal ini sekaligus menegaskan semangat kebersamaan yang diusung Pemerintah Kota Medan melalui visi “Medan untuk Semua dan Semua untuk Medan”. Sebuah pesan bahwa kemajuan kota hanya dapat terwujud melalui sinergi, kerukunan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
