Daerah  

Membangun dari Nol, Bertahan di Tengah Krisis, Menggerakkan Ekonomi Desa

๐——๐—ฒ๐—น๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป๐—ด | ๐—š๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ž๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ถ๐˜€.๐—ถ๐—ฑ โ€” Tidak semua perjalanan hidup berjalan di atas jalan yang mulus. Ada kalanya keadaan memaksa seseorang mengubah arah, meninggalkan zona nyaman, dan memulai kembali dari titik yang hampir nol. Namun, justru dari proses itulah karakter seorang pemimpin ditempa.


Sosok itu tercermin pada Pristiyan, seorang wirausahawan muda kelahiran Desa Kotasan, 30 September 1987, yang memilih menjadikan setiap tantangan sebagai ruang untuk bertumbuh, bukan alasan untuk menyerah.


Latar belakang pendidikannya ditempuh di SMP Negeri 1 dan kemudian melanjutkan ke SMA Nusantara. Sejak usia muda, ia dikenal memiliki ketertarikan terhadap dunia organisasi, kreativitas, dan manajemen lapanganโ€”bekal yang kemudian mengantarkannya memasuki industri Event Organizer (EO).


Perjalanan profesionalnya dimulai sebagai Tim Lapangan Sweet Production, sebuah perusahaan event organizer yang dipimpin Oki Panca Putra Siregar. Dari pengalaman tersebut, Pristiyan belajar bahwa keberhasilan sebuah acara tidak hanya ditentukan oleh kemegahan panggung, melainkan oleh kedisiplinan, kerja sama tim, dan kemampuan menyelesaikan persoalan di lapangan.


Pengalaman itu menjadi fondasi ketika ia memutuskan mendirikan perusahaan event organizer sendiri bernama Meteor Kreasindo. Perlahan namun pasti, Meteor Kreasindo berkembang dan dipercaya menangani berbagai kegiatan, memperkuat posisinya sebagai pelaku industri kreatif di Sumatera Utara.


Namun, ujian terbesar datang ketika pandemi Covid-19 melanda. Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat membuat industri event organizer praktis berhenti. Dunia usaha yang selama ini dibangun menghadapi tekanan yang tidak ringan.


Di tengah situasi tersebut, Pristiyan memilih untuk tidak larut dalam keadaan. Ia mengambil keputusan besar: bertransformasi dari pelaku industri kreatif menjadi pelaku usaha di sektor peternakan bebek petelur.


Keputusan itu bukan sekadar strategi bertahan hidup, melainkan bentuk keberanian membaca peluang di tengah krisis. Baginya, seorang wirausaha tidak boleh terpaku pada satu bidang usaha. Kemampuan beradaptasi adalah modal utama untuk tetap bertahan.


Kini, pengalaman tersebut membawanya terlibat dalam pengembangan BUMDes Al Barokah Desa Sekip, yang bergerak di bidang peternakan bebek petelur. Bersama pengurus desa, ia ikut mendorong pengelolaan usaha yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.


Bagi Pristiyan, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya diukur dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar.

Karena itu, ia meyakini bahwa BUMDes harus menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Di tengah dinamika dunia usaha yang terus berubah, Pristiyan menunjukkan bahwa keberanian mengambil keputusan, kemampuan beradaptasi, dan konsistensi bekerja merupakan modal penting untuk bertahan sekaligus berkembang.


Perjalanan hidupnya menjadi gambaran bahwa setiap tantangan selalu menyimpan peluang bagi mereka yang berani berinovasi. Dari panggung event organizer hingga kandang peternakan, dari dunia industri kreatif hingga pemberdayaan ekonomi desa, Pristiyan membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.


Profil Singkat
Nama: Pristiyan
Tempat/Tanggal Lahir: Desa Kotasan, 30 September 1987
Pekerjaan: Wirausahawan
Pendidikan: SMP Negeri 1 โ€“ SMA Nusantara
Karier: Mantan Tim Lapangan Sweet Production, Pendiri Meteor Kreasindo
Aktivitas Saat Ini: Mendukung pengembangan BUMDes Al Barokah Desa Sekip melalui usaha peternakan bebek petelur.


“Kesuksesan bukan hanya tentang mampu bertahan ketika keadaan berubah, tetapi juga tentang keberanian menciptakan peluang baru yang membawa manfaat bagi banyak orang.”
๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ณ๐—ถ๐—น ๐—ง๐—ผ๐—ธ๐—ผ๐—ต | ๐—š๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ž๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ถ๐˜€.๐—ถ๐—ฑ)