Daerah  

Jalan Veteran Pasar 8 Helvetia Rusak Parah, Warga Desak Pemprov Sumut dan Dinas BMBKCK Segera Bertindak

GarisKritis | DELI SERDANG – Kondisi Jalan Veteran Pasar 8, Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, kembali menjadi sorotan masyarakat. Berdasarkan hasil pantauan GarisKritis pada Sabtu (25/7/2026), ruas jalan tersebut mengalami kerusakan berat dengan lubang yang tersebar hampir di sepanjang badan jalan. Saat hujan turun, lubang-lubang itu berubah menjadi genangan sehingga menyulitkan pengguna jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Kerusakan jalan tersebut dikeluhkan warga maupun para pengguna jalan karena dinilai mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Mereka berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Provinsi Sumatera Utara segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang menjadi akses vital tersebut.

Salah seorang sopir, Junaidi (58), mengatakan kondisi Jalan Veteran Pasar 8 sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang signifikan. Sebagai pengguna jalan yang setiap hari melintas, ia mengaku khawatir kerusakan jalan dapat menimbulkan korban jiwa.

Saya memohon perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Bapak Gubernur Bobby Nasution dan Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara agar segera memperbaiki Jalan Veteran Pasar 8 ini. Jalannya hancur dan berlubang hampir di sepanjang ruas. Selain tidak nyaman dilalui, kondisinya juga sangat membahayakan pengguna jalan. Kami berharap segera dilakukan perbaikan secara menyeluruh,” ujar Junaidi kepada GarisKritis, Sabtu (25/7/2026).

Keluhan serupa disampaikan Ani (45), warga Jalan Veteran Pasar 8. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak telah lama menjadi keresahan masyarakat.

“Kami sangat berharap Bapak Gubernur melalui Dinas BMBKCK Provinsi Sumatera Utara segera memperbaiki jalan di lingkungan kami. Jalan ini rusak parah dan dipenuhi lubang. Kami sering melihat pengendara terjatuh akibat menghindari lubang atau karena jalan yang rusak. Jangan sampai ada korban yang lebih banyak lagi. Terima kasih kepada GarisKritis yang telah membantu menyampaikan aspirasi kami,” tutur Ani.

Hasil pantauan GarisKritis di lapangan menunjukkan sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari lubang-lubang besar. Pada jam-jam sibuk, kondisi tersebut bahkan memicu antrean kendaraan dan meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Sebagai instansi yang memiliki kewenangan dalam pembangunan, peningkatan, dan pemeliharaan jalan provinsi, Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Provinsi Sumatera Utara diharapkan dapat segera melakukan peninjauan lapangan guna memastikan status ruas jalan tersebut serta menyusun langkah penanganan apabila menjadi kewenangannya.

Hingga berita ini diterbitkan, GarisKritis masih berupaya menghubungi Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Provinsi Sumatera Utara untuk memperoleh konfirmasi terkait kondisi jalan tersebut, termasuk rencana penanganan maupun jadwal perbaikannya. Apabila telah diperoleh tanggapan resmi, redaksi akan memperbarui pemberitaan ini sebagai bagian dari prinsip keberimbangan. (Swl)