Daerah  

Empat Bulan TPP Belum Cair, Ribuan Pegawai Dinas Kesehatan Deli Serdang Mengeluh di Tengah Tahun Ajaran Baru

Gariskeritis | DELI SERDANG – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di puskesmas dan rumah sakit di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang mengaku hingga kini belum menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama sekitar empat bulan. Keterlambatan pencairan tersebut dikeluhkan karena bertepatan dengan meningkatnya kebutuhan keluarga, terutama memasuki tahun ajaran baru dan pembayaran biaya kuliah anak.


Sejumlah pegawai yang ditemui GarisKritis.id, Senin (20/7/2026), mengaku mulai kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Mereka berharap pemerintah daerah segera menyelesaikan proses pencairan TPP yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga.


Salah seorang ASN yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial IR mengatakan keterlambatan pencairan TPP berdampak langsung terhadap kondisi keuangan keluarganya.


“Saat ini kami sangat membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak. Empat bulan TPP belum cair, sementara kebutuhan pendidikan terus berjalan. Kami berharap pemerintah segera mencairkannya,” ujar IR.


IR mengaku memiliki dua anak yang sedang menempuh pendidikan, salah satunya kuliah di Pulau Jawa. Menurutnya, biaya pendidikan yang terus meningkat membuat TPP menjadi sumber pendapatan yang sangat membantu.


“Satu anak saya kuliah, satu lagi diterima melalui jalur undangan di perguruan tinggi di Pulau Jawa. Biaya pendidikan tentu tidak sedikit. Karena TPP belum cair, saya sampai harus mencari pinjaman untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.


Ia menambahkan, tidak sedikit ASN yang telah memiliki kewajiban pinjaman di lembaga keuangan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam kondisi seperti sekarang, keterlambatan pembayaran TPP dinilai semakin memperberat beban ekonomi para pegawai.


Keluhan serupa disampaikan pegawai lainnya berinisial MM. Menurutnya, meskipun besaran TPP ASN di Kabupaten Deli Serdang tidak sebesar daerah lain, tambahan penghasilan tersebut memiliki arti penting bagi keberlangsungan kebutuhan rumah tangga, terutama biaya pendidikan anak.


“Bagi kami, TPP bukan sekadar tambahan penghasilan, tetapi sudah menjadi bagian dari perencanaan keuangan keluarga. Saat ini tahun ajaran baru dimulai, biaya sekolah dan uang kuliah harus dibayar. Karena TPP belum cair, ada rekan-rekan yang terpaksa mencari pinjaman untuk menutupi kebutuhan itu,” ujarnya.


Para pegawai juga berharap Bupati Deli Serdang, dr. Asri Ludin Tambunan, dapat mengambil langkah percepatan agar hak ASN tersebut segera dibayarkan sehingga tidak semakin membebani para pegawai yang sedang menghadapi kebutuhan pendidikan anak.


Di tengah keluhan tersebut, sebagian pegawai juga mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran daerah. Mereka menilai keterlambatan pencairan TPP terjadi ketika masyarakat baru saja menyaksikan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Deli Serdang yang berlangsung meriah. Namun demikian, GarisKritis.id belum memperoleh data maupun informasi resmi yang menunjukkan adanya hubungan antara anggaran kegiatan perayaan tersebut dengan keterlambatan pencairan TPP, sehingga keduanya tidak dapat disimpulkan saling berkaitan.


Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Bendahara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Thomas Baginda Harahap, menjelaskan bahwa pihaknya pada prinsipnya siap memproses pembayaran TPP setelah menerima usulan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.


“Sudah kami teruskan kepada Dinas Kesehatan. Pada prinsipnya kami siap melakukan pembayaran sepanjang usulan dari dinas sudah masuk. Setiap permohonan yang disampaikan kepada kami akan segera diproses sesuai ketentuan,” ujar Thomas.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang mengenai penyebab belum dicairkannya TPP selama empat bulan tersebut serta kapan pembayaran akan direalisasikan.


GarisKritis.id masih berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang guna memperoleh penjelasan yang lebih utuh terkait persoalan ini.